FAQ - REPORT PSAK

Apa tujuan pembuatan report PSAK 24?


Untuk mengatur akuntansi dan pengungkapan Imbalan Kerja bagi karyawan suatu perusahaan.

Pernyataan ini mengharuskan perusahaan untuk mengakui :

  • Kewajiban jika pekerja telah memberikan jasanya dan berhak memperoleh imbalan kerja yang akan dibayarkan di masa depan;

Dan

  • Beban jika perusahaan menikmati manfaat ekonomis yang dihasilkan dari jasa yang diberikan oleh pekerja yang berhak memperoleh imbalan kerja.




Apa maksud dari Imbalan Kerja?


Imbalan Kerja (Employee Benefits) adalah seluruh bentuk imbalan yang diberikan oleh Perusahaan atas jasa yang diberikan oleh Pekerja/Pegawai nya.




Karakteristik dari Imbalan Kerja apa saja?


1. Iuran Pasti,
- Manfaat tergantung dari akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya
- Perusahaan tidak memiliki kewajiban lagi diluar akumulasi iuran dan pengembangannya
- Misalnya JHT atau tabungan hari tua 2. Manfaat Pasti,
- Manfaat diterima pada saat pensiun dan nilainya sudah ditetapkan terlebih dahulu
- Banyak variabel penentu: gaji dasar Imbalan, asumsi gaji dan melibatkan perhitungan yang kompleks
- Misalnya UUK-13/2003

Jenis Imbalan Kerja :

1. Imbalan Jangka Pendek (short term employee benefits), adalah imbalan kerja (selain dari pesangon Pemutusan Kontrak Kerja/PKK) yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasa. Contoh : Gaji, iuran Jaminan Sosial, cuti tahunan, cuti sakit, bagi laba dan bonus (jika terutang dalam waktu 12 bulan pada periode akhir pelaporan) 2. Imbalan Pasca Kerja (post employment benefits), adalah imbalan kerja yang terhutang setelah pekerja menyelesaikan masa kerjanya. Contoh : Tunjangan Pensiun, Tunjangan Kesehatan Pensiunan, Asuransi Jiwa Pasca Kerja. 3. Imbalan Kerja Jangka Panjang (other long term employee benefits), adalah imbalan kerja yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasanya. Contoh : Cuti besar/cuti panjang, penghargaan masa kerja (jubilee) berupa sejumlah uang atau berupa pin/cincin terbuat dari emas dan lain-lain. 4. Pesangon, Pemutusan Kontrak Kerja /PKK (terminal benefits), adalah imbalan kerja terhutang sebagai akibat dari :
keputusan perusahaan untuk memberhentikan pekerja sebelum usia pensiun normal; atau keputusan pekerja menerima tawaran perusahaan untuk mengundurkan diri sukarela dengan imbalan tertentu. 5. Imbalan Berbasis Ekuitas (equity compensation benefits), adalah imbalan kerja yang diberikan Perusahaan dalam bentuk :
hak pekerja untuk menerima instrumen keuangan ekuitas (misalnya saham) yang diterbitkan perusahaan (atau induk perusahaan); atau
jumlah kewajiban perusahaan kepada pekerja yang bergantung pada harga instrumen keuangan ekuitas (misalnya saham) di masa depan yang diterbitkan perusahaan.




Apa maksud dari Imbalan Paska Kerja?


Imbalan Paska Kerja Adalah : imbalan yang harus diberikan perusahaan kepada karyawan ketika karyawan sudah berhenti bekerja

Alasan berhenti bekerja meliputi; karyawan terlibat tindak pidana, melakukan kesalahan berat, memasuki usia pensiun, meninggal dunia, sakit berkepanjangan, mengundurkan diri, perusahaan pailit, perusahaan mengalami kerugian, alasan lainnya yang termasuk imbalan yang dibayarkan ketika karyawan sudah tidak aktif lagi bekerja.

Imbalan-imbalan Pasca Kerja tersebut secara perhitungan akuntansi harus di cadangkan dari saat ini, karena imbalan-imbalan pasca kerja tersebut termasuk kedalam salah satu konsep akutansi yaitu accrual basis.





 

FAQ - KETENTUAN

Apa tujuan pembuatan report PSAK 24?


Untuk mengatur akuntansi dan pengungkapan Imbalan Kerja bagi karyawan suatu perusahaan.

Pernyataan ini mengharuskan perusahaan untuk mengakui :

  • Kewajiban jika pekerja telah memberikan jasanya dan berhak memperoleh imbalan kerja yang akan dibayarkan di masa depan;

Dan

  • Beban jika perusahaan menikmati manfaat ekonomis yang dihasilkan dari jasa yang diberikan oleh pekerja yang berhak memperoleh imbalan kerja.




Apa maksud dari Imbalan Kerja?


Imbalan Kerja (Employee Benefits) adalah seluruh bentuk imbalan yang diberikan oleh Perusahaan atas jasa yang diberikan oleh Pekerja/Pegawai nya.




Karakteristik dari Imbalan Kerja apa saja?


1. Iuran Pasti,
- Manfaat tergantung dari akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya
- Perusahaan tidak memiliki kewajiban lagi diluar akumulasi iuran dan pengembangannya
- Misalnya JHT atau tabungan hari tua 2. Manfaat Pasti,
- Manfaat diterima pada saat pensiun dan nilainya sudah ditetapkan terlebih dahulu
- Banyak variabel penentu: gaji dasar Imbalan, asumsi gaji dan melibatkan perhitungan yang kompleks
- Misalnya UUK-13/2003

Jenis Imbalan Kerja :

1. Imbalan Jangka Pendek (short term employee benefits), adalah imbalan kerja (selain dari pesangon Pemutusan Kontrak Kerja/PKK) yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasa. Contoh : Gaji, iuran Jaminan Sosial, cuti tahunan, cuti sakit, bagi laba dan bonus (jika terutang dalam waktu 12 bulan pada periode akhir pelaporan) 2. Imbalan Pasca Kerja (post employment benefits), adalah imbalan kerja yang terhutang setelah pekerja menyelesaikan masa kerjanya. Contoh : Tunjangan Pensiun, Tunjangan Kesehatan Pensiunan, Asuransi Jiwa Pasca Kerja. 3. Imbalan Kerja Jangka Panjang (other long term employee benefits), adalah imbalan kerja yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasanya. Contoh : Cuti besar/cuti panjang, penghargaan masa kerja (jubilee) berupa sejumlah uang atau berupa pin/cincin terbuat dari emas dan lain-lain. 4. Pesangon, Pemutusan Kontrak Kerja /PKK (terminal benefits), adalah imbalan kerja terhutang sebagai akibat dari :
keputusan perusahaan untuk memberhentikan pekerja sebelum usia pensiun normal; atau keputusan pekerja menerima tawaran perusahaan untuk mengundurkan diri sukarela dengan imbalan tertentu. 5. Imbalan Berbasis Ekuitas (equity compensation benefits), adalah imbalan kerja yang diberikan Perusahaan dalam bentuk :
hak pekerja untuk menerima instrumen keuangan ekuitas (misalnya saham) yang diterbitkan perusahaan (atau induk perusahaan); atau
jumlah kewajiban perusahaan kepada pekerja yang bergantung pada harga instrumen keuangan ekuitas (misalnya saham) di masa depan yang diterbitkan perusahaan.




Apa maksud dari Imbalan Paska Kerja?


Imbalan Paska Kerja Adalah : imbalan yang harus diberikan perusahaan kepada karyawan ketika karyawan sudah berhenti bekerja

Alasan berhenti bekerja meliputi; karyawan terlibat tindak pidana, melakukan kesalahan berat, memasuki usia pensiun, meninggal dunia, sakit berkepanjangan, mengundurkan diri, perusahaan pailit, perusahaan mengalami kerugian, alasan lainnya yang termasuk imbalan yang dibayarkan ketika karyawan sudah tidak aktif lagi bekerja.

Imbalan-imbalan Pasca Kerja tersebut secara perhitungan akuntansi harus di cadangkan dari saat ini, karena imbalan-imbalan pasca kerja tersebut termasuk kedalam salah satu konsep akutansi yaitu accrual basis.





Marble Surface

Pengungkapan imbalan kerja PSAK-24 biasanya dihitung oleh seorang aktuaris yang bekerja di konsultan aktuaria, yaitu konsultan yang melakukan konsultasi dalam bidang aktuaria

FAQ - KONSULTAN AKTUARIA

Apa tujuan pembuatan report PSAK 24?


Untuk mengatur akuntansi dan pengungkapan Imbalan Kerja bagi karyawan suatu perusahaan.

Pernyataan ini mengharuskan perusahaan untuk mengakui :

  • Kewajiban jika pekerja telah memberikan jasanya dan berhak memperoleh imbalan kerja yang akan dibayarkan di masa depan;

Dan

  • Beban jika perusahaan menikmati manfaat ekonomis yang dihasilkan dari jasa yang diberikan oleh pekerja yang berhak memperoleh imbalan kerja.




Apa maksud dari Imbalan Kerja?


Imbalan Kerja (Employee Benefits) adalah seluruh bentuk imbalan yang diberikan oleh Perusahaan atas jasa yang diberikan oleh Pekerja/Pegawai nya.




Karakteristik dari Imbalan Kerja apa saja?


1. Iuran Pasti,
- Manfaat tergantung dari akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya
- Perusahaan tidak memiliki kewajiban lagi diluar akumulasi iuran dan pengembangannya
- Misalnya JHT atau tabungan hari tua 2. Manfaat Pasti,
- Manfaat diterima pada saat pensiun dan nilainya sudah ditetapkan terlebih dahulu
- Banyak variabel penentu: gaji dasar Imbalan, asumsi gaji dan melibatkan perhitungan yang kompleks
- Misalnya UUK-13/2003

Jenis Imbalan Kerja :

1. Imbalan Jangka Pendek (short term employee benefits), adalah imbalan kerja (selain dari pesangon Pemutusan Kontrak Kerja/PKK) yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasa. Contoh : Gaji, iuran Jaminan Sosial, cuti tahunan, cuti sakit, bagi laba dan bonus (jika terutang dalam waktu 12 bulan pada periode akhir pelaporan) 2. Imbalan Pasca Kerja (post employment benefits), adalah imbalan kerja yang terhutang setelah pekerja menyelesaikan masa kerjanya. Contoh : Tunjangan Pensiun, Tunjangan Kesehatan Pensiunan, Asuransi Jiwa Pasca Kerja. 3. Imbalan Kerja Jangka Panjang (other long term employee benefits), adalah imbalan kerja yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasanya. Contoh : Cuti besar/cuti panjang, penghargaan masa kerja (jubilee) berupa sejumlah uang atau berupa pin/cincin terbuat dari emas dan lain-lain. 4. Pesangon, Pemutusan Kontrak Kerja /PKK (terminal benefits), adalah imbalan kerja terhutang sebagai akibat dari :
keputusan perusahaan untuk memberhentikan pekerja sebelum usia pensiun normal; atau keputusan pekerja menerima tawaran perusahaan untuk mengundurkan diri sukarela dengan imbalan tertentu. 5. Imbalan Berbasis Ekuitas (equity compensation benefits), adalah imbalan kerja yang diberikan Perusahaan dalam bentuk :
hak pekerja untuk menerima instrumen keuangan ekuitas (misalnya saham) yang diterbitkan perusahaan (atau induk perusahaan); atau
jumlah kewajiban perusahaan kepada pekerja yang bergantung pada harga instrumen keuangan ekuitas (misalnya saham) di masa depan yang diterbitkan perusahaan.




Apa maksud dari Imbalan Paska Kerja?


Imbalan Paska Kerja Adalah : imbalan yang harus diberikan perusahaan kepada karyawan ketika karyawan sudah berhenti bekerja

Alasan berhenti bekerja meliputi; karyawan terlibat tindak pidana, melakukan kesalahan berat, memasuki usia pensiun, meninggal dunia, sakit berkepanjangan, mengundurkan diri, perusahaan pailit, perusahaan mengalami kerugian, alasan lainnya yang termasuk imbalan yang dibayarkan ketika karyawan sudah tidak aktif lagi bekerja.

Imbalan-imbalan Pasca Kerja tersebut secara perhitungan akuntansi harus di cadangkan dari saat ini, karena imbalan-imbalan pasca kerja tersebut termasuk kedalam salah satu konsep akutansi yaitu accrual basis.





 
 

FAQ - TENTANG LAPORAN HASIL PERHITUNGAN

Berapa lama pengerjaan pembuatan Laporan PSAK 24?


Pointer dapat memulai pekerjaan Aktuaria setelah proposal penawaran disetujui dan lama waktu pengerjaan adalah 5 hari kerja berlaku sejak data dan informasi secara lengkap dan benar telah kami terima.




Hal apa saja yang dibutuhkan dalam rangka pembuatan laporan PSAK 24?


- Menandatangani Surat Penugasan pekerjaan
- Menyediakan data dan informasi internal guna memperlancar pekerjaan yang diperlukan oleh Aktuaris.




Berapa Biaya yang diperlukan untuk pembuatan Laporan PSAK 24?


Untuk melakukan pekerjaan Pembuatan Laporan PSAK 24, kami mengenakan Biaya jasa atas perhitungan Kewajiban Imbalan Paska Kerja sesuai PSAK 24 revisi 2013 (report dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), berdasarkan dengan jumlah karyawan dan Kompleksibilitas data serta manfaat yang akan dihitung.





Marble Surface

FAQ - LAYANAN

Berapa lama pengerjaan pembuatan Laporan PSAK 24?


Pointer dapat memulai pekerjaan Aktuaria setelah proposal penawaran disetujui dan lama waktu pengerjaan adalah 5 hari kerja berlaku sejak data dan informasi secara lengkap dan benar telah kami terima.




Hal apa saja yang dibutuhkan dalam rangka pembuatan laporan PSAK 24?


- Menandatangani Surat Penugasan pekerjaan
- Menyediakan data dan informasi internal guna memperlancar pekerjaan yang diperlukan oleh Aktuaris.




Berapa Biaya yang diperlukan untuk pembuatan Laporan PSAK 24?


Untuk melakukan pekerjaan Pembuatan Laporan PSAK 24, kami mengenakan Biaya jasa atas perhitungan Kewajiban Imbalan Paska Kerja sesuai PSAK 24 revisi 2013 (report dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), berdasarkan dengan jumlah karyawan dan Kompleksibilitas data serta manfaat yang akan dihitung.





 

© 2020 Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan

KKAGD-logo.png