Search

Proyeksi Beban Pensiun - Service Cost dan Interest Cost


Setelah kita sudah mengetahui berapa kewajiban manfaat pasti (lihat di sini untuk perhitungan kewajiban manfaat pasti), selanjutnya kita dapat menentukan berapa biaya untuk penambahan satu tahun masa kerja yang dikenal dengan Normal Cost. Metode perhitungan biaya inilah yang disyaratkan di dalam PSAK 24 dan dikenal dengan metode Projected Unit Credit.


Jika saat ini karyawan telah bekerja selama 5 tahun, maka normal cost dapat dihitung dengan membagi kewajiban manfaat pasti dan masa kerja lalunya. Untuk masa kerja 5 tahun, kewajiban yang harus dicadangkan 5,9 juta, maka setiap tahunnya perusahaan harus mencadangkan 1,18 juta. Inilah yang disebut dengan normal cost.


Angka normal cost yang sama juga dapat dihitung dengan membagi nilai sekarang proyeksi manfaat (35,4 juta) dengan total masa kerja (30 tahun).


PROYEKSI BEBAN PENSIUN


Setelah kita menghitung kewajiban manfaat pasti, kita dapat memproyeksikan beban yang harus dicadangkan oleh perusahaan untuk tahun berikutnya yang terdiri dari 2 komponen – yaitu service cost yang merupakan beban penambahan satu tahun masa kerja dan interest cost yang merupakan beban bunga karena satu tahun lebih dekat ke jatuh tempo.


Service cost dihitung dengan formula normal cost x (1+ discount rate)


Sementara Interest cost dihitung dengan formula (DBO – EBP/2) x discount rate


Untuk memahami filosofi service cost dan interest cost, kita dapat membandingkan kewajiban yang dihitung pada tanggal valuasi dan kewajiban yang dihitung satu tahun kemudian.



Jika kenaikan gaji sesuai dengan asumsi, maka tidak ada perubahan pada proyeksi manfaat. Sehingga perubahan yang terjadi dalam perhitungan kewajiban manfaat pasti usia 31 dari perhitungan usia 30 adalah sebagai berikut:

  • Masa kerja lalu sekarang menjadi 6 tahun sehingga porsi masa kerja lalu yang tadinya 5/30 sekarang menjadi 6/30

  • Nilai sekarang yang tadinya dinilai sekarangkan sejauh 25 tahun ke usia 30, sekarang menjadi 24 tahun – 1 tahun lebih dekat ke pensiun

  • Sama halnya dengan probabilitas pembayaran manfaat (kita akan membahas mengenai perubahan ini dalam artikel mengenai actuarial gain/loss)


Perubahan porsi masa kerja lalu inilah yang disebut dengan normal cost. Sementara, perubahan nilai sekarang yang ditarik ke usia 30 menjadi 31 yang menjadi interest cost – termasuk di dalamnya bunga untuk normal cost yang kemudian disebut sebagai service cost.






Business vector created by rawpixel.com - www.freepik.com

© 2020 Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan

KKAGD-logo.png